Senin, 18 Februari 2013

HMI: Aparat Preman Berseragam

Logo HMI
Jakarta – Penyerangan yang dilakukan pihak kepolisian ke kantor Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terkait demo penolakan kenaikan harga BBM, dinilai merupakan cerminan pejabat Orde baru. Polisi dalam hal ini sudah seperti preman berseragam.
“Atas nama penegakan hukum dan keamanan mereka sewenang-wenang menggunakan senjata untuk menakut-nakuti rakyat. Aparat sudah kayak preman berseragam,” kata Ketua Umum Badko HMI Jabotabeka-Banten, Rudy Gani, dalam rilisnya yang dikutip, Jumat (16/3).


Penyerbuan yang dilakukan brimob ke  markas HMI Jakarta di Cilosari, telah menjadi bukti  nyata bahwa aparat  masih bermental sama dengan Orde baru. Mereka telah bertindak sewenang-wenang dengan memukul dan merusak markas HMI.
Peristiwa ini menandakan aparat masih menjadi alat penguasa untuk membungkam rakyat yang kritis terhadap kebijakan pemerintah. Dengan beragam alasan, penguasa menggunakan aparat bertindak selayaknya preman berseragam yang dilegalkan negara.
Tindakan petugas tersebut diharapakan menjadikan sebagai pertanyaan atas komitmen polri mereformasi lembaganya. Wajah kepolisian sudah berubah menjadi ABRI seperti masa-masa Orde Baru. Kasus panjang yang mendera lembaga kepolisian, mulai dari rekening gendut, narkoba dan sikap repressif aparat, mengindikasikan jika reformasi polisi gagal.


"Kita perlu mengkritisi komitmen polri mereformasi diri. Hingga kini mereka seolah menjadi ABRI di masa Orde Baru, superpower,” ujarnya.
Untuk menjernihkan persoalan tersebut, harus segera dibnetuk panja evaluasi kinerja kepolisian. Hal ini dilakukan agar kasus yang terjadi semasa Orde baru tidak terulang kembali. Pada saat itu aparat digunakan sebagai alat untuk menekan rakyat.
"Segera bentuk Panja evaluasi kinerja Polisi. Kasus-kasus yang muncul sudah cukup dijadikan alasan. Ditambah polisi gagal mereformasi dirinya. Jangan sampai Polisi seperti ABRI di masa lalu," tegas Rudy. (mas/asr)


http://erabaru.net/nasional/119-peristiwa/29781-hmi--aparat-kayak-preman-berseragam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar