Senin, 18 Februari 2013

Foke Harus Fokus Buktikan Janji


Janji-janji yang disampaikan oleh  Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam Pilkada 2007–yang belum terealisasi—justru memunculkan persoalan baru.
JANJI tersebut juga yang membuat masyarakat tambah kecewa dan miris terhadap kondisi Jakarta.
“Sejak Foke terpilih menjadi gubernur Jakarta, praktis tak ada terobosan dari janji yang disampaikan saat pilkada lalu. Baik banjir, kemacetan hingga pembangunan yang berbasis lingkungan. Semua hilang ditelan angin. Lucunya, Foke terkesan reaksioner menanggapi kekecewaan masyarakat Jakarta,” kata Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jabotabeka-Banten (Badko HMI Jabotabeka-Banten), Rudy Gani, di Jakarta, Rabu (22/6/2011).

Masalah yang menjadi tanggung jawab Foke—Fauzi Bowo—mulai dari kemacetan, tumbangnya pohon-pohon, pembangunan mal dan mini market, perparkiran dan kemiskinan yang kian meninggi, membuat Jakarta seperti kota yang tak bertuan. Mestinya, tambah Rudy, Foke fokus saja bekerja tanpa berpikir kekuasaan dia pada pilkada 2012 nanti.

“Foke terkesan reaksioner menghadapi tekanan dari berbagai elemen masyarakat, terutama pemuda dan mahasiswa. Kalau memang Foke bagus, maksimal dalam bekerja, pastinya tak akan ada gerakan ini dan itu. Itu bukti Foke gagal memperoleh simpati rakyat,” ungkapnya.
Rudy berharap, disisa kepemimpinan Foke yang tinggal setahun lagi, Gubernur bekerja maksimal memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta. Tidak perlu memikirkan pilkada karena masih banyak PR yang belum dituntaskan.

“Mari kita dorong agar Foke fokus kerja. Buktikan janji-janji yang belum ia realisasikan. Jangan pasang iklan sana-sini dulu. Masyarakat Jakarta sudah cerdas. Jadi mereka bisa menilai apakah Jakarta butuh Foke atau butuh figur baru yang lebih fresh, tegas dan solutif menata Jakarta pada pilkada nanti,” kata Rudy.


 http://arsip.monitorindonesia.com/2011/06/22/hmi-foke-harus-fokus-buktikan-janji/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar