Senin, 18 Februari 2013

Ada SARA di Pilkada Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pemilukada DKI 2012, pasangan calon yang akan maju dinilai ada yang memainkan isu suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA).

Hal ini dinilai dapat memunculkan konflik horizontal dan sosial, karena masyarakat Jakarta merupakan masyarakat yang pluralis.

Ketua Umum Badko HMI Jabotabek-Banten Rudy Gani mengatakan, pihaknya punya kajian isu dan data-data di lapangan, mengenai adanya pasangan calon yang memainkan isu SARA agar bisa masuk ke dalam kelompok tertentu.
Organisasi Cipayung Plus DKI Jakarta sesaat setelah Konfrensi Pers


"Jakarta ini pluralis. Dari sajadah sampai haram jadah berkumpul di sini. Ada upaya penggiringan tertentu dari pasangan calon tertentu. Siapa pasangannya, tentu tidak etis kalau kami sebutkan di sini," ujar Rudy, saat acara diskusi 'Menuju Pesta Demokrasi Jakarta Tanpa Kecurangan' di Galery TIM Cafe, Rabu (13/6/2012).

Pasangan calon itu, lanjutnya, dinilai berupaya meraup keuntungan dengan mengambil simpati-simpati kelompok yang sentimen terhadap agama tertentu.
"Jakarta sebagai kota yang plural dan heterogen dimasuki isu yang membuat mundur Jakarta. Kami harap seluruh kandidat jangan gunakan isu sentimen keagamaan untuk masuk kelompok tertentu," paparnya. (*)

http://jakarta.tribunnews.com/2012/06/14/ada-pasangan-calon-yang-diduga-mainkan-isu-sara 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar